Seorang anak kecil bermain di taman rumahnya. Sampai akhirnya
ia merasa lelah dan berbaring dibawah pohon yang rindang. Saat tengah
berbaring, tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah benda yang bergerak-gerak di
sebatang dahan.
Ia segera bangkit, mendekati dan kemudian mengamati benda
tersebut, yang ternyata adalah sebuah kepompong kupu-kupu.
Calon kupu-kupu yang berada dalam kepompong itu menggeliat
berusaha keluar. Namun karena lubang pada kepompong terlalu kecil, membuat calon
kupu-kupu itu kesulitan untuk keluar. Setelah sekian waktu mengeliat-geliat,
kupu-kupu itu terdiam sejenak. Mungkin istirahat karena kecapaian.
Anak kecil yang sedari tadi mengamati kejadian itu merasa iba melihatnya. Dengan tekat ingin menolong sang kupu-kupu, anak itu berlari kerumahnya dan mengambil gunting, kemudian kembali ke kepompong itu.
Anak kecil yang sedari tadi mengamati kejadian itu merasa iba melihatnya. Dengan tekat ingin menolong sang kupu-kupu, anak itu berlari kerumahnya dan mengambil gunting, kemudian kembali ke kepompong itu.
Dengan penuh kehati-hatian, sang anak membedah kepompong itu
dengan guntingnya sehingga akhirnya kulit itu terbuka. Anak itu merasa lega.
Namun dia merasa heran, karena kupu-kupu itu badannya kecil, dan sayapnya tidak
bisa mengembang dengan sempurna.
Walau kupu-kupu itu berusaha berkali-kali, ia tetap tidak
bisa mengepakkan sayapnya. Kupu-kupu itupun tak pernah bisa terbang.
***
Kesulitan yang datang, akan menempa kita menjadi sosok yang
kuat menjalani kehidupan. Dari cerita di atas, sebenarnya kupu-kupu tersebut
tengah dalam proses untuk menguatkan tubuh dan sayapnya. Namun karena datangnya
bantuan, justru membuat proses tersebut terganggu dan membuat sang kupu-kupu
menjadi lemah dan tak bisa terbang.
Demikian juga dengan manusia. Ketika kita sering menghadapi
kesulitan dan cobaan hidup, dan kita berusaha untuk mencari jalan keluar dengan
menggunakan seluruh potensi dan kemampuan yang kita miliki, sesungguhnya itu
berarti kita tengah menguatkan sayap-sayap kita untuk kuat terbang menuju
kesuksesan.
Kemudahan dan kenyamanan dalam hidup menyebabkan kita menjadi
statis, tidak memiliki variasi dalam hidup yang menyebabkan kemandekan untuk
mengembangkan kreativitas dan penempaan mental.
Sesungguhnya kesulitan-kesulitan adalah obat mujarab agar
kita tetap dinamis dan berkembang kreativitasnya. Orang-orang sukses adalah
orang yang suka akan tantangan dan kesulitan, karena disitulah mereka menemukan
semangat dan gairah hidup. Bahkan tak segan mereka sengaja membuat
kesulitan-kesulitan ketika kondisi mereka sudah nyaman.
Kata
Mutiara : Orang yang Selalu mengeluh ketika dihadapkan pada
kesulitan dan permasalahan, serta selalu mengharapkan bantuan dan pertolongan
orang lain dalam menghadapinya, akan menjadi manusia yang lemah, dan tak akan
pernah menemukan kesuksesan sejati.




0 komentar:
Posting Komentar